Minggu, 01 Oktober 2023

Dimana Ada Rukun Dan Damai Di Situ Tuhan Perintahkan Berkat

Perdamaian dan rukun adalah nilai-nilai yang sangat dihargai dalam masyarakat. Dalam setiap agama dan kepercayaan, perdamaian dan rukun dianggap sebagai nilai-nilai penting yang harus dipupuk dan dijaga agar kehidupan sosial masyarakat berjalan harmonis. Hal ini juga ditegaskan dalam agama Islam, di mana Allah SWT memerintahkan umatnya untuk selalu berusaha menciptakan perdamaian dan rukun di antara sesama manusia.

Dalam Al-Quran surah Al-Anfal ayat 1, Allah SWT berfirman: “Mereka bertanya kepadamu tentang rampasan perang. Katakanlah: ‘Rampasan perang itu adalah kepunyaan Allah dan Rasul-Nya, maka bertakwalah kepada Allah, dan perbaikilah persaudaraan di antara sesama kamu. Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya, jika kamu adalah orang-orang yang beriman.’ Dalam ayat ini, Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk selalu memperbaiki persaudaraan di antara sesama manusia.

dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW juga menyatakan pentingnya perdamaian dan rukun di antara sesama manusia. Dalam hadis tersebut, Rasulullah SAW menyatakan: “Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan tali silaturahmi”. Dari hadis ini, dapat dipahami bahwa hubungan yang harmonis dan penuh persaudaraan dengan sesama manusia adalah syarat penting untuk masuk surga.

Oleh karena itu, penting bagi kita sebagai umat manusia untuk selalu berusaha menciptakan perdamaian dan rukun di antara sesama. Ketika ada keadaan yang tidak rukun, maka kita harus berusaha untuk memperbaiki dan menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara yang baik dan bijaksana.

Hal ini juga sejalan dengan ajaran agama lainnya, seperti dalam agama Buddha. Dalam ajaran Buddha, terdapat ajaran Dasar Dasa Sila, yang mengajarkan tentang pentingnya menjaga perdamaian dan rukun di antara sesama manusia. Dalam ajaran ini, terdapat sila ketiga, yaitu tidak berbuat jahat, tidak membuat kesulitan, dan selalu berbuat baik pada sesama manusia.

Ketika kita berusaha untuk menciptakan perdamaian dan rukun di antara sesama manusia, maka kita juga akan mendapatkan berkat dari Tuhan. Sebab, keadaan yang rukun dan damai dianggap sebagai keadaan yang diridhai oleh Tuhan. Dalam Al-Quran surah Ar-Ra’d ayat 11, Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”

Dari ayat ini, dapat dipahami bahwa untuk menciptakan perdamaian dan rukun, kita harus memulainya dari diri sendiri. Kita harus memperbaiki sikap dan perilaku kita terlebih dahulu, sehingga keadaan di sekitar kita juga akan berubah menjadi lebih rukun dan damai.

Dalam kesimp