Rabu, 26 Juli 2023

Contoh Catatan Kaki Menggunakan Ibid Op. Cit Dan Loc. Cit

Penggunaan Catatan Kaki dengan ‘Ibid.’, ‘Op. Cit.’, dan ‘Loc. Cit.’ dalam Karya Tulis Ilmiah

Dalam penulisan karya tulis ilmiah, seperti tesis, disertasi, atau artikel ilmiah, penggunaan catatan kaki adalah suatu hal yang umum. Catatan kaki digunakan untuk memberikan referensi atau kutipan tambahan yang mendukung pernyataan yang dibuat dalam teks. Dalam beberapa kasus, terutama ketika mengacu pada sumber yang sama yang telah disebutkan sebelumnya, penulis sering menggunakan singkatan seperti ‘ibid.’, ‘op. cit.’, dan ‘loc. cit.’. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan pengertian dan contoh penggunaan ketiga singkatan tersebut.

‘Ibid.’ adalah singkatan dari Latin ‘ibidem’, yang berarti ‘di tempat yang sama’. Singkatan ini digunakan ketika merujuk pada sumber yang sama yang telah disebutkan dalam catatan kaki sebelumnya, tetapi dengan halaman yang berbeda. Contohnya:

1. John Smith, The History of Science (London: ABC Publishing, 2020), hlm. 45.
2. Ibid., hlm. 72.

Dalam contoh di atas, catatan kaki kedua menggunakan ‘ibid.’ untuk mengacu pada sumber yang sama dengan catatan kaki sebelumnya, yaitu buku John Smith tentang sejarah sains. Namun, halaman referensinya berbeda.

‘Op. cit.’ adalah singkatan dari Latin ‘opus citatum’, yang berarti ‘karya yang telah disebutkan’. Singkatan ini digunakan untuk mengacu pada sumber yang sama yang telah disebutkan sebelumnya, tetapi dengan karya penulis yang berbeda. Contohnya:

1. John Smith, The History of Science (London: ABC Publishing, 2020), hlm. 45.
2. Jane Brown, ‘The Evolution of Scientific Thought,’ in John Smith, op. cit., hlm. 112.

Dalam contoh di atas, catatan kaki kedua menggunakan ‘op. cit.’ untuk mengacu pada karya John Smith yang telah disebutkan sebelumnya dalam catatan kaki pertama. Namun, kali ini catatan kaki mengacu pada artikel yang ditulis oleh penulis lain dalam buku yang sama.

‘Loc. cit.’ adalah singkatan dari Latin ‘loco citato’, yang berarti ‘di tempat yang telah disebutkan’. Singkatan ini digunakan untuk mengacu pada sumber yang sama yang telah disebutkan sebelumnya, tetapi dengan halaman dan informasi spesifik yang tidak disebutkan. Contohnya:

1. John Smith, The History of Science (London: ABC Publishing, 2020).
2. Loc. cit.

Dalam contoh di atas, catatan kaki kedua menggunakan ‘loc. cit.’ untuk mengacu pada buku John Smith yang telah disebutkan sebelumnya dalam catatan kaki pertama. Namun, karena tidak ada informasi spesifik yang perlu diacu, hanya singkatan ‘loc. cit.’ yang digunakan.

Penting untuk diingat bahwa penggunaan singkatan-singkatan ini harus sesuai dengan gaya penulisan yang ditentukan, seperti APA (American Psychological Association), MLA (Modern Language