Jumat, 18 Agustus 2023

Cuci Tangan 6 Langkah 5 Momen

Cuci tangan adalah salah satu tindakan pencegahan yang paling penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan kita, terutama dalam menghadapi pandemi COVID-19. Cuci tangan yang baik dan benar dapat membantu menghilangkan kuman, bakteri, dan virus yang dapat menyebabkan penyakit. Salah satu metode yang telah diakui secara internasional adalah cuci tangan 6 langkah 5 momen, yang diadopsi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai panduan dalam merawat kebersihan tangan. Berikut adalah artikel yang menjelaskan tentang cuci tangan 6 langkah 5 momen.

Cuci tangan 6 langkah 5 momen adalah suatu prosedur yang melibatkan 6 langkah dalam mencuci tangan dengan benar, dan 5 momen atau situasi tertentu di mana mencuci tangan diperlukan. Langkah-langkah cuci tangan yang dianjurkan adalah sebagai berikut:

1. Basahi tangan: Buka keran air dan basahi tangan dengan air bersih yang mengalir. Pastikan seluruh permukaan tangan terkena air, termasuk punggung tangan, pergelangan tangan, sela-sela jari, dan kuku.

2. Gunakan sabun: Tuangkan sabun secukupnya pada telapak tangan. Gunakan sabun yang cukup untuk menghasilkan busa yang cukup untuk membersihkan seluruh tangan.

3. Gosok tangan: Gosokkan tangan secara menyeluruh selama minimal 20 detik. Pastikan untuk membersihkan seluruh permukaan tangan, termasuk punggung tangan, pergelangan tangan, sela-sela jari, kuku, dan daerah di bawah kuku.

4. Bilas tangan: Bilas tangan dengan air bersih yang mengalir hingga bersih dari sabun dan busa.

5. Keringkan tangan: Keringkan tangan dengan handuk bersih atau kertas tisu. Hindari menggosok tangan dengan kain atau handuk yang telah digunakan sebelumnya, karena dapat menjadi sarang bakteri.

6. Tutup keran dengan tisu: Gunakan tisu atau handuk untuk menutup keran air sehingga tidak menyentuhnya langsung dengan tangan yang sudah bersih.

Selain langkah-langkah di atas, WHO juga mengidentifikasi 5 momen atau situasi di mana cuci tangan diperlukan secara khusus. Kelima momen tersebut adalah:

1. Sebelum menyentuh pasien: Sebelum melakukan kontak langsung dengan pasien, seperti saat melakukan pemeriksaan medis, memberikan obat, atau merawat luka.

2. Sebelum melakukan prosedur aseptik: Sebelum melakukan prosedur yang memerlukan keterlibatan langsung dengan membran mukosa atau kulit yang rusak, seperti saat memasang kateter atau melakukan operasi.

3. Setelah kontak dengan cairan tubuh: Setelah melakukan kontak dengan cairan tubuh pasien, seperti darah, lendir, atau air liur.

4. Setelah kontak dengan lingkungan pasien: Setelah menyentuh lingkungan sekitar pasien, seperti tempat tidur, meja